This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Ketua OKK DPD AKPERSI Sumsel Angkat Stepmen, Wartawan Wartawan Tidak Dapat Di Pidana atas Karya jurnalistik,Dewan Pers Satu -- satunya Lembaga Yang Berwenang Mengadili Sengketa Pers.

Palembang –InformasiPers .my.id.
 Langkah Ketua DPRD Kota Pagaralam, Jenni Shandiyah, yang melaporkan seorang wartawan ke pihak kepolisian terkait pemberitaan dinilai melegitimasi pembungkaman pers.

Asosiasi keluarga pers Indonesia (AKPERSI) Sumsel menegaskan bahwa karya tulis jurnalistik yang dimuat dalam kemasan publikasi berita sama sekali tidak dapat diproses secara pidana.

OKK DPD AKPERSI Sumsel." Amir makmun, ST., C.ILJ, menegaskan bahwa UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers memagari penuh profesi jurnalis dari jerat hukum pidana. Pihak yang merasa dirugikan oleh suatu pemberitaan wajib menggunakan ruang terbuka yang telah disediakan oleh undang-undang, yaitu mengajukan Hak Jawab dan Hak Koreksi untuk menerbitkan berita yang berimbang, bukan mempolisikan wartawan.

"Wartawan dilindungi penuh oleh UU Pers dan tidak dapat diproses hukum atas laporan pidana terkait produk jurnalistiknya. Jika ada pihak yang keberatan, mekanisme yang sah adalah meminta klarifikasi dan muatan hak jawab guna menjaga keberimbangan berita," tegas Resha, Rabu (26/8/2026).

Amir makmun menambahkan, institusi kepolisian tidak memiliki wewenang untuk menangani sengketa produk pers. Pihak yang memiliki hak mutlak untuk menggelar persidangan, menilai, serta memutus dugaan pelanggaran kode etik jurnalistik hanyalah Dewan Pers sesuai dengan mandat UU Pers yang berlaku.

Oleh karena itu, penyelesaian sengketa pemberitaan harus sepenuhnya dikembalikan ke ranah Dewan Pers. Laporan polisi terhadap wartawan merupakan langkah keliru yang mengancam kebebasan pers dan melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini bermula ketika Ketua DPRD Kota Pagaralam melaporkan seorang wartawan ke Polres Pagaralam, Senin (24/8/2026), atas dugaan pencemaran nama baik terkait penggunaan istilah “makar” dalam artikel berita yang diterbitkan.

Rilis:    . Com
Share:

Bisik -- bisik Trio Berok Kondor Dalam Pengaturan Proyek Lampu Jalan.


Cerita Negeri Antah Berantah. 

Kelakuan Bro Yadi Anggota DPR Dari Partai Kebo Selingkuh semakin menjadi jadi, menurut keterangan Bro Rahmat pegawai kantor perhubungan Negeri Antah Berantah bahwa Bro Yadi terang terangan menunjuk Bro Jhon  mengerjakan proyek lampu jalan pokirnya di Desa Selilian. 

Akibat berselingkuh dengan istri orang, otak bro Yadi semakin eror bertempoyak, Bro Yadi semakin gila duit, sebelumnya duit bantuan perusahaan untuk santri di zaman gajah tambi total 500 juta di embat Bro Yadi bersama selingkuhannya, sekarang memanfaatkan posisi sebagai anggota DPR Bro Yadi menjual proyek pokir demi membahagikan selingkuhannya. 

kegatalan jembut merah istri orang apa saja di halalkan Bro yadi sendok rendang biawak, mulai menjual jual nama santri sampai menjual proyek pokir. 

Trio Berok Kondor tersebut bersepakat berbagi fee proyek lampu jalan, Kontraktor dari partai matahari biru  Bro Jhon Sebagai penyetor fee, Bro Yadi dari Partai Kebo Selingkuh menerima 10 persen dari Bro jhon, dan Bro Junei kepala kantor perhubungan menerima fee 5 persen dari Bro Jhon juga. 

Akibat ulah trio Berok Kondor tersebut Bro Rahmat sebagai kepala Sapras di kantor Perhubungan tersebut bernyanyi seperti kecici, sebab dirinya tidak menerima apa apa ( katanya )..... Uhui. 

Sindikat perencanaan maling maling fee Proyek pokir tersebut sudah lama di gencarkan oleh tiga rai kancut tersebut, bermula dari lobi lobi Bro Junei Kepada perhubungan kepada para DPR agar membuat usulan lampu jalan ke Kantor perhubungan, selanjutnya Bro yadi sebagai DPR melobi kantor perencanaan daerah untuk meloloskan pokirnya tersebut, setelah berhasil meloloskan proyek pokir tersebut, lewat rekan Sesama DPR dari partai matahari biru Bro Yadi mengambil pinjaman ke Bro Jhon....ini  Parah (ternyata ada comblang pokir di DPR). 

sementara itu Bro Yadi dari Partai Kebo Selingkuh nasibnya di ujung tanduk, selain di hujat netizen karena berselingkuh dengan istri orang, dirinya juga di bidik musuh bebuyutannya satu partai Jhon Tapai homo si penjahat kelamin, Jhon tapai telah mengadakan rapat internal untuk memecat Bro yadi.... Gacor gacor. 

menurut kabar burung Bro yadi telah membongkar kelakuan Jhon tapai homo menyodomi sekjen partainya sampai Bro Riski Astutimenjadi sekjen Partai Kebo Selingkuh. 

pantes Gacor, genk homo.
Share:

Bedol Tue Koneng, Dalam Puisi Jalan Produksi.


Cerita Negeri Antan Berantah
Aku Bukan Jhon Tapai

Aku Adalah Aku
Aku pimpinan di kantor perkebunan
Aku di panggil Bedol tua koneng. 
Aku di panggil londo irenk kancut bini pa'i 
Aku adalah penghianat bangsa. 

Aku tidak munafik seperti Jhon Tapai, berkedok kiyai tetapi korupsi proyek pokir. 

Aku adalah bangsat yang menghianati bangsa sendiri demi kontraktor asing. 

Aku adalah oncom genjer, Aku juga rebung tue. Aku adalah bekasam kodok. 

Aku adalah tapai babi, aku juga kerak bibek. 

Aku adalah getok tige warne, aku juga rujak betok. 

Menjelang pensiun  aku tidak peduli kepada siapapun. 

gacor gacor, sikat sikat, gasak gasak... Tau apa mama marni diakan anak kemarin sore. 

aku tidak peduli dengan pribumi, yang penting aku senang aku kenyang. 

jika kalian tidak senang, silakan pindah ke Negara lain..... Uye.
Share:

Mulai Turun Gelanggang,Fikri Congor Bebek Dengan Pelatih Jhonson Tetek Babi.



Cerita Negeri Antah Berantah. 
Proyek mulai di gelontorkan, sasana tinju mulai menyusun strategi, dari sasana tinju amatir pertanian di turunkan petinju  kelas bulu selontok koneng, dialah Fikri Ompong Pengger keleng kuali, dengan pelatih lolo buyan pulo jhonson Tetek babi dari Negeri Batatak. 

Sebelum turun bertinju Fikri ompong pengger mulai menakut nakuti LSM wartawan pribumi dengan memasang profil whatsApp di depan Mobil polisi dan sering memposting status melakukan kegiatan bersama para Jaksa..... Cie cie... 

Tenk... Jurus tersebutpun berhasil membuat semut gatal, kecici merasa ciut dan atut. 

Jurus kedua yang di lakukan Fikri Ompong pengger genjer ijat jhon tapai tersebut adalah membangun opini jika proyek proyek di kantor pertanian milik para DPR alias Pokir , jurus tersebutpun berhasil mengelabui sebagian para kontraktor. 

Setelah melakukan pukulan huk kiri dan huk kanan, Fikri congor Bebek berhasil menjalankan perintah jhonson Tetek babi mengumpulkan fee proyek di kantor pertanian Negeri Antah Berantah. 

Dana proyek di gelanggang tinju tersebut di pakai untuk memuluskan langkah Tetek babi koneng jhonson batatak mengikuti lelang jabatan kepala dinas..... Horas. 

Keadilan tuhanpun muncul keadaanpun berbalik 180 derajat, kesombongan dua babi koneng tersebut runtuh oleh situasi.

Saat ini jantung dua babi koneng tersebut berdegup kencang, karena sebelumnya mama marni uye uye sama sekali tak di anggap, di remehkan, bahkan di kilani oleh mereka berdua. 

Jhonson batatak Tetek babi koneng tersebut dengan serakah menyikat abis fee proyek di kantor pertanian tampa berbasa basi kepada mama marni dan kelompoknya. 

Keduanya mulai memelas mintak alam, mintak perhatian ke mama marni uye uye. Mama marnipun merasa tak sudi ku tak sudi tak. 

sekali lagi ku tak sudi, tak sudi tak.
Share:

Nasib Kontraktor pribumi,Bekarang Ikan Selontok.



Cerita Negeri Antah Berantah
InformasiPers.my.id.
Otak korenganan londo irenk ala daj'al sanusi nengdi nengdi telah menghancurkan roda perekonomian di Negeri Antah Berantah, kantor perkebunan dijadikan ladang memperkaya diri pribadi, terjajahlah Negeriku. 

Aji mumpung atau mungkin kespengsiu, menjelang pengsiun tua renta soda fanta  tersebut bekarang abes proyek jalan produksi. 

Bukan persoalan biasa tak biasalah, persoalan menjadi micin sasa luar biasa karena kepala perkebunan tersebut menjadi penghianat bangsa, rela tak punya hati nurani membunuh keberlangsungan hidup kontraktor pribumi. 

Dengan wajah tampa dosa rai kaleng layangan tersebut berkomplot dengan kontraktor luar mengerjakan jalan produksi. 

Demikianlah jika pejabat eksodus di beri jabatan, oncom genjer, rebung tue, bekasam kodok, tapai babi, kerak bibek, getok tige warne, rujak betok, martabak sardinces... Habis di sikat tak bersisa. 

Akibat kerakusan londo irenk tunggol tue kuaci  udin belong tersebut kontraktor pribumi gigit jari, sakit hati, panci kuali, sikat gigi, tai sapi.... Uye uye. 

Pesta bekarangpun tak dapat di nikmati, yang tersisa hanya ikan selontok koneng,.... Ya selontok koneng. 

Pejabat yang mengaku orang dekat mama marni uye uye tersebut telah berpartisipasi mencoreng nama baik Bupati, setelah sebelumnya katek malu mangaku aku membantu eskpor kopi,...prett kini berulah kembali menjadi penghianat Negera, londo irenk, kompeni kampret, marimas melon, tatakan rinso, baskom parut kelapo, labi tue, saos batagor, kancut kendor bini pa'i.... Uye. 

Sementara itu udin dua terong setelah kenyang menikmati duit jalan produksi bersama londo irenk, saat ini kembali ke kantor lelang bergabung dengan trio kaleng sarden, Erwin stecu dan ketua lamanya Pak Son pentol kunyit. 

Ketua lapor Ketua
Udin pulang.
Share:

Penghianat Bangsa,Londo Irenk Gelok Bekasam Tunggol Tue Luncok Getah Nangko.



Cerita Negeri Antah Berantah. 
Tua tengil luncok getah nangko penghianat Negeri Antah Berantah, tak beradap menjual harga diri kepada kontraktor asing sampai Pribumi mati di lumbung padi. 

Kepala kantor perkebunan Negeri Antah berantah tersebut Labi tue daon nangke kereng pule bersama udin labu belong mantan simpanan dua terong dengan terang terangan menjual proyek jalan produksi kepada kontraktor luar. 

Tunggol tue marimas kremi dinces tersebut telah mencoreng nama mama Marni uye uye sebagai Bupati Negeri Antah Berantah. 

Kelakuan Labi tue kereng kerak panci tersebut seolah telah memolerkan tempoyak puyokan ke wajah mama Marni uye uye, persis seperti londo irenk, belibes kurap tersebut memalukan kelawainya sendiri di tengah slogan memprioritaskan kotraktor Pribumi. 

Pantas saja daya beli rakyat menurun, teryata perputaran uang berali ke Negeri lain akibat kelakuan londo koneng dan udin koneng. 

Dua terong koneng tersebut menjadi da'jal bermuka dua, di awal ucapannya membara bara sebaliknya sekarang mulutnya berucap kelawai kami bupati mama marni kami... Uye uye. 

Sebagai Bupati edisi baru hendaklah mama marni uye uye berwaspada terhadap baskom parut kelapo tersebut sebab rainyo la tigo belas dak lagi rai duo belas. 

Tatakan rinso caer tersebut tergolong tidak punya malu, masuk Negeri Antah Berantah ngandalke dekeng Bupati tetapi sudah menjadi pejabat mencoreng muka Bupati. 

Baru baru ini tue rendet antan delapan tersebut juga nencoreng muka mama marni uye uye karena mengaku membantu kopi kopi lokal eksport ke luar negeri

Prettt muko lu jauh....

Sontak saja persatuan Barista kiwir kiwir marah meradang sejadi jadinya, caci maki dan umpatan kian tak terkendali. 

Londo Irenk, terong koneng, Tunggul tue, getah nangko, kerak panci, belibes kurap, Gelok bekasan, tue rendet, labi tue, kremi dinces, tatakan rinso, marimas melon, rai tige belas...... Onde.....Negeri yang terjual.
Share:

Di Duga Ketegasan ke Pemerintahan Kabupaten Muara Enim Dalam Menyikapi Masalah Rangkap Jabatan di Pertanyakan.karena Lemahnya Pengawasan dan Tindakan Dalam Pemberian Sanksi Terhadap Yang Menerima Gaji dari Dua Sumber.

Muara Enim --
InformasiPers. my. id.
Rangkap Jabatan BPD di Angkat PPPK menjadi Sorotan Masyarakat dan Awak Media. Karena Di Nilai Lambatnya Penanganan dan tindakan Pemerintahan Kabupaten dalam mengambil keputusan masalah Rangkap Jabatan ini.Rangkap jabatan ini Berada di Desa Lembak dan Desa Alai Selatan kecamatan lembak, Kabupaten Muara Enim. 
Senin ( 27- 07- 2026) .

Rangkap Jabatan ini pertama ada di berbagai Desa yang terdapat Di Tujuh(7) Desa 1.Ds.Lembak 2.Ds.Sungai Duren 3.Ds.Tapus 4. Ds. Petantang 5.Ds. Alai
6. Ds. Alai selatan 7.Ds.Talang Nangka.
Tetapi BPD yang tidak mau mengundurkan Diri setelah di angkat
PPPK . Terdapat dua Desa
Ds. Lembak Dan Ds. Alai Selatan. Di sini sudah jelas tidak adanya ketegasan Dari pihak ke Pemerintahan dalam mengambil keputusan. Dan tidak adanya Sanksi terhadap Rangkap jabatan tersebut. Saya sebagai Awak media melihat adanya kelalaian seperti ini dan tidak adanya penindak lanjutan terhadap BPD Rangkap Jabatan tersebut karena sudah sangat terlalu lama berjalan. Media ini melalui WhatsApp Mengkonfirmasi Plt, Bupati Muara Enim, Ibu Sumarni. Menjelaskan," PadaTanggal 8 Juli. Ibu Sumarni Meminta Data oknum Anggota BPD tersebut,Setelah Data di Berikan,
pada Tanggal 14 Juli. Ibu Sumarni Memberikan  penjelasan bahwa ," Mengirimkan Hasil koordinasi diikuti 
1.Pak Harson Sunardi
2.Firmansyah( PMD) 
3.Reni Arisandi (Insfektorat)
4.Kabag Hukum. 
bahwa, "akan ada surat edaran yang menerangkan Perihal PPPK rangkap jabatan menjadi perangkat Desa namun Untuk BPD bukan Bagian dari perangkat Desa. Surat Edaran tersebut dari Kemendagri sampai Hari ini belum ada, kemaren tindak lanjut atas hal tersebut menunggu surat edaran tersebut, dan menjadi dilema BPD di Muara Enim. PPPK nya di Prabumulih.dan BPD Bukan Bagian dari Perangkat Desa Jelas Plt. Ibu Sumarni. 

setelah Ibu Sumarni memberikan penjelasan yang menjadi Dilema yang bersangkutan PPPK  nya di Prabumulih. BPD nya di muara Enim. Dan BPD Bukan bagian dari perangkat Desa. Jelasnya.
Media ini mengkonfirmasi masalah Rangkap jabatan BPD menerima gaji Negara  dari Dua Sumber. Itu merupakan Korupsi. di Perbolehkan atau tidak.jawab , Ibu Sumarni".Tidak Boleh," Setelah Beberapa kali mengkonfirmasi melalui WhatsApp,Media ini mempertanyakan lagi masalah kenapa Oknum BPD Rangkap jabatan  yang menerima Gaji dari Dua Sumber   merupakan  Korupsi. apakah mau di Biarkan begitu saja Bu? tanpa adanya tindakan dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim? Plt. Bupati Muara Enim hanya di Baca Saja,
 (Mengabaikan )tanpa adanya Komentar. 
Sedangkan kita sebagai kontrol Sosial
Dan untuk memberikan jawaban kepada Masyarakat kita di sini tidak bisa hanya menunggu Janji -- janji karena kita menginginkan Bukti pasti.karena Rangkap jabatan ini sudah sangat Cukup lama tanpa adanya penuntasan.walaupun sudah ada Tindakan dari pihak kepemerintahan Kabupaten.

Dan di sini sudah jelas  
pada tanggal 28 februari 2025.
, menjelaskan", Dinas dan Pemberdayaan masyarakat dan Desa (PMD) Azka, (27/2/25) mengatakan perangkat Desa maupun Anggota BPD yang telah Lolos bahkan di lantik sebagai PPPK harus memilih salah satu dari Dua jabatan tersebut karna pada Naskah Perjanjian Kontrak Kerja PPPK tidak boleh Rangkap jabatan. 
" Keharusan memilih salah satu antara PPPK atau perangkat Desa/
Anggota BPD secara tegas, telah di atur dalam Naskah Perjanjian PPPK
Itu sendiri, yakni pasal 2 ayat 2 Bahwa pihak kedua wajib melaksanakan tugas pekerjaan yang di berikan pihak kesatu dengan sebaik -- baiknya dan rasa tangung Jawab," 
Tambahnya," Naskah Perjanjian PPPK
Pasal 5 ayat 2 huruf e, juga menyebutkan pihak kedua wajib melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh Pengabdian, kejujuran, Kesadaran  dan tanggung Jawab. Jika pihak kedua melanggar akan di kenakan sanksi pemutusan hubungan Perjanjian kerja atau di berhentikan. 

Di sini sudah jelas dalam menyikapi adanya Permasalahan BPD Rangkap jabatan pemerintahan Kabupaten Muara Enim sangatlah kurang Tegas dalam mengambil keputusan, bertele -- tele.dan membiarkan korupsi.menerima Gaji dari dua sumber merupakan Korupsi (kata Bapak Edison di waktu masih menjabat mengatakannya). Mengapa? Karna Rangkap jabatan tersebut sudah jelas melanggar Naskah Perjanjian Kontrak. Mengapa tidak segera Ditindak lanjuti.?????? Ada apa Masyarakat dan Para  Awak Media mempertanyakan???? 

(Bersambung) 
(Red)
Share:

INDONESIA

BERITA INDONESIA

BREAKING NEWS